Post by Rhama » Mon Jun 21, 2010 7:16 pm

langsung saja ya ke pertanyaannya...

1. Adakah cara untuk menghapus secara otomatis file2 module yang sudah tidak terpakai melalui panel Admin? atau memang harus dihapus secara manual melalui file manager? sungguh akan sangat menyenangkan sekali kalau ada cara itu seperti contohnya di WordPress yang cukup sekali klik, lenyap sudah file yang ingin kita hapus. namun sampai sekarang saya belum menemukan tools tersebut dan sangat menyulitkan kalau harus mentrace satu persatu file module ybs dari folder ke folder kemudian baru didelete.

2. Andaikata sebuah module expired sehingga tidak lagi dapat digunakan oleh OpenCart versi terbaru, apa yang bisa saya lakukan agar module itu bisa digunakan? misalnya, module yahoo_messengeer & social_network yang ingin saya pakai ternyata belum kompatible dengan versi 1.4.8b yang saya install. beberapa kali saya baca istilah "token" digunakan oleh para pembuat module, apa itu jadi satu2nya penentu kompatibilitas atau memang perlu dilakukan perombakan coding secara menyeluruh sehingga suatu module dapat digunakan kembali?

3. Apakah bisa disampaikan kepada pihak pembuat/pengembang OpenCart supaya dibuat folder khusus untuk module ini sehingga di dalam folder itu nantinya ditempatkan file2 module ybs. soalnya saya temukan masih banyak module yang menempatkan file2nya secara terpisah. ada yang masuk folder admin, ada yang masuk folder catalog dlsb. apalagi ada beberapa module yang melakukan replace langsung ke dalam file2 default. tentu kalau dibandingkan --kalau saya boleh mengambil perbandingan-- dengan WordPress sangat rapih sekali dengan folder pluginsnya sehingga user tidak repot & khawatir kalau ingin menghapus atau melakukan upgrade.

sekiranya 2 pertanyaan (satu yang terakhir mungkin lebih tepatnya uneg2 :D) itu saja dulu. saya akan terus update seiring waktu belajarnya saya dengan OpenCart ini. terima kasih sebelumnya!

User avatar
Newbie

Posts

Joined
Mon Jun 21, 2010 4:07 pm

Post by cevarief » Tue Jun 22, 2010 11:05 pm

Panjang sekali pertanyaannya ya.
Rhama wrote:langsung saja ya ke pertanyaannya...

1. Adakah cara untuk menghapus secara otomatis file2 module yang sudah tidak terpakai melalui panel Admin? atau memang harus dihapus secara manual melalui file manager? sungguh akan sangat menyenangkan sekali kalau ada cara itu seperti contohnya di WordPress yang cukup sekali klik, lenyap sudah file yang ingin kita hapus. namun sampai sekarang saya belum menemukan tools tersebut dan sangat menyulitkan kalau harus mentrace satu persatu file module ybs dari folder ke folder kemudian baru didelete.
Ya saat ini sepanjang pengetahuan saya harus dihapus manual. Opencart hanya menyediakan fasilitas install dan uninstall dalam artian enable/disable module aja. Bukan benar-benar menghapus semua file ketika melakukan proses uninstall.
Rhama wrote: 2. Andaikata sebuah module expired sehingga tidak lagi dapat digunakan oleh OpenCart versi terbaru, apa yang bisa saya lakukan agar module itu bisa digunakan? misalnya, module yahoo_messengeer & social_network yang ingin saya pakai ternyata belum kompatible dengan versi 1.4.8b yang saya install. beberapa kali saya baca istilah "token" digunakan oleh para pembuat module, apa itu jadi satu2nya penentu kompatibilitas atau memang perlu dilakukan perombakan coding secara menyeluruh sehingga suatu module dapat digunakan kembali?
Check apa perubahan diversi baru yang akan mempengaruhi kompatibilitas module. Dari situ baru bisa dilakukan action selanjutnya apakah perlu contact developer modulenya untuk mengupdate codenya atau melakukan revisi sendiri.

Untuk token mulai ada diversi 1.4.8, sebenernya hanya penambahan parameter request pada url untuk security backend saja. Jadi kalaupun harus revisi tinggal tambahin saja di url post/get modulenya dengan variabel token dari opencart. Jadi tidak perlu perombakan banyak. Kecuali memang perubahan di versi terbaru sangat banyak sekali dan sifatnya fundamental. Tapi sejauh ini gaka da perubahan signifikant terhadap module kecuali soal token tadi.
Rhama wrote: 3. Apakah bisa disampaikan kepada pihak pembuat/pengembang OpenCart supaya dibuat folder khusus untuk module ini sehingga di dalam folder itu nantinya ditempatkan file2 module ybs. soalnya saya temukan masih banyak module yang menempatkan file2nya secara terpisah. ada yang masuk folder admin, ada yang masuk folder catalog dlsb. apalagi ada beberapa module yang melakukan replace langsung ke dalam file2 default. tentu kalau dibandingkan --kalau saya boleh mengambil perbandingan-- dengan WordPress sangat rapih sekali dengan folder pluginsnya sehingga user tidak repot & khawatir kalau ingin menghapus atau melakukan upgrade.
Wordpress sangat rapih untuk urusan remove plugin karena tidak menggunakan arsitektur MVC (Model View Controller). Bisa dilihat dari kumpulan fungsi-fungsi yang bisa dipanggil dimana saja. Jadi jika masuk satu folder pun tetep jalan. Makanya jika sekali hapus ya bersih foldernya. Berbeda dengan opencart, dimana setiap elementnya berada di foldernya element MVC nya masing-masing. Contoh khusus operasi query database, filenya ada difolder model, untuk tampilan ada di view, dan logicnya ada di folder controller.

Jika lihat dari framework system opencart tampaknya masih menggunakan MVC biasa, belum HMVC (Hierarchi MVC), sehingga dalam 1 module itu punya controller, model dan viewnya sendiri, tidak campur dengan parentnya. Jadi 1 module ya bisa masuk ke dalam 1 folder saja. CMIIW.

Semoga membantu.

Active Member

Posts

Joined
Wed Jun 02, 2010 10:52 pm

Post by Rhama » Wed Jun 23, 2010 2:39 pm

menarik & padat sekali penjelasannya. thanks! meski saya harus mengernyitkan dahi beberapa kali atas istilah2 asing diatas (maklum, bukan programmer) :D

saya juga sudah coba PM global moderator OpenCart, untuk merikues supaya minimal Pretty URL jadi standar/default URL di versi2 berikutnya. semoga ada jawaban positif

User avatar
Newbie

Posts

Joined
Mon Jun 21, 2010 4:07 pm
Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 7 guests